Nasihat dan Kata-kata Mutiara

Kategori ”GURU”

1. Orang yang mengajarmu satu huruf yang diperlukan dalam agama adalah bapakmu dalam agamamu.

2. Hormatmu pada gurumu lebih baik dari pada ilmu yang kau terima darinya

3. Guru yang tidak berwibawa dan tidak dihormati karena tidak menghormati gurunya sewaktu menjadi murid

4. Kalau ingin kaya janganlah jadi ustadz, jadilah pedagang.

Kategori ”ILMU DAN ULAMA”

1. Orang yang tidak berilmu, tidak dipentingkan orang

2. Orang yang tidak berilmu, tidak diorangkan orang

3. Ilmu itu bagai lautan, semakin kita dalami semakin dalam lautan itu

4. Sesuatu, kalau diisi akan penuh, tapi ada yang tidak penuh-penuh kalau diisi, itulah otak

5. Walaupun ilmu banyak, tapi tidak berakhlak maka akan dikutuk Allah

6. Kalau kita belajar dengan sejarah maka akan menjadikan jiwa kita dinamis

7. Sangat penting mempelajari sejarah agar berjiwa patriot

8. Menuntut ilmu adalah ibadah qalbu

9. Orang yang bisa baca, tapi tidak mau membaca maka ia sama dengan orang buta huruf

10. Ilmu itu didapat dengan rajin membaca

11. Jadikan ilmu sebagai kekasihmu

12. Nilai 1 yang diuji lebih baik daripada nilai 10 yang tidak diuji

13. Hargailah dirimu dengan ilmu dan akhlak

14. Ijazahmu sesungguhnya adalah ilmu dan akhlakmu

15. Ulama adalah cendikiawan intelektual Islam yang disiplin dengan ilmunya dan mengamalkannya

16. Kyai diibaratkan penggembala kambing. Kalau penggembala kambing menjaga kambing dari srigala. Bagaimana jika penggembalanya sendiri mempunyai srigala? (khianat pada umat?)

17. Kyai karbitan adalah orang Islam yang pakai peci, sorban, tasbih tapi ilmunya tidak ada.

18. Kyai karbitan menyebutkan diri bahwa dia adalah kyai bukan oleh masyarakat

19. Ulama akhirat adalah yang tujuannya mencari ridho Allah dan untuk kepentingan agama

20. Ulama dunia adalah yang tujuannya mencari materil meskipun kerja/mengajarnya sama dengan ulama akhirat, tapi niatnya lain.

Kategori ”PEMIMPIN dan ORGANISASI”

1. Pimpinlah dirimu sebelum memimpin orang lain

2. Pemimpin yang tidak mau turun pasti diturunkan

3. Semua posisi adalah penting dan tidak ada yang terpenting dari lainnya

4. Orang yang pernah berorganisasi hidupnya tak akan buta.

5. Kalau biasa meremehkan orang, maka akan diremehkan orang.

6. Jadilah orang yang siap dipimpin dan siap memimpin

7. Disiplin dapat ditegakkan bukan dengan kekerasan

8. Wibawa dengan kekerasan adalah wibawa semu

9. Yang membuat seseorang tidak berwibawa adalah karena ia memerintah tapi tidak melaksanakan, kemudian melakukan kekerasan untuk mengembalikan wibawa.

10. Jangan jadi pengurus seperti calo, memerintah anggota tapi ia tidak melaksanakan

11. Negara yang zalim jika pemerintahannya kehilangan akal akan pendapat rakyat yang kontra maka jalan terakhirnya dengan kekejaman seperti yang terjadi pada namrudz terhadap Ibarhim

Kategori ’PRINSIP HIDUP”

1. Janganlah kau jadi manusia bermental kerupuk yang cepat layu oleh angin dan hujan

2. Lauk yang paling enak adalah rasa lapar

3. Jadilah Pegawai Allah

4. Orang peragu tidak akan sukses

5. Orang yang berbudi adalah orang yang tahu budi

6. Sarjana adalah orang yang pandai membuat lapangan pekerjaan bagi orang lain, bukan orang yang pandai mencari pekerjaan kesana-kemari.

7. Janganlah jadi orang yang kepalangtanggung

8. Orang yang berani hidup melarat belum tentu melarat

9. Orang yang terbiasa hidup sederhana akan siap menghadapi hidup mewah, tetapi orang yang terbiasa hidup mewah tidak siap hidup sederhana.

10. Berbahagialah orang yang tahu kekurangannya

11. Merasa sudah sempurna adalah berbahaya

12. Janganlah lari dari persoalan

13. Jadilah orang yang serba beres

14. Yang punya niat dan tekad bulatlah yang akan berhasil

15. Istirahat adalah berpindahnya seseorang dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain

Kategori ”CINTA”

1. Cinta itu menyiksa, jika tidak siap tersiksa, jangan coba mencinta

2. Orang yang tidak pernah bosan pada sesuatu, karena ia mencintai sesuatu itu

3. Kalau kau mencintai sesuatu (ilmu) pasti kau mencarinya sampai ketemu

4. Ilmu itu harus dijadikan kecintaannya/hobinya

5. Korbankanlah apa yang kau cintai demi sesuatu yang lebih kau cintai (Allah SWT)

Kategori ”PERGAULAN”

1. Jangan jadi orang asing di negerinya sendiri

2. Ke kandang kambing mengembik, ke kandang kerbau mengaum. Artinya: harus menyesuaikan diri.

3. Maukah anak-anakku jadi seperti ayam? Nasib ayam jadi susah: Kalau orang kawin, ia mati, kalau ia mati ia juga ikut mati (selalu menjadi objek penderita)

4. Jangan marah kalau tidak ditolong Allah, sudahkah menolong saudaranya?/muslim

5. Jadilah seperti ikan hidup, meski hidup di lautan yang asin namun ia tetap tawar (istiqomah). Dan janganlah menjadi seperti ikan mati yang larut dibentuk orang, menjadi ikan asin, dendeng dan lain sebagainya

6. Jika terjun ke suatu desa, di sana ada macannya, maka dekati dulu macannya baru bergaul dengan masyarakat.

7. Kalau biasa meremehkan orang, maka akan diremehkan orang.

8. Jangan melupakan jasa orang yang berjasa

9. Hormatilah orang lain, maka kau akan dihormati

10. Orang yang minta dihargai adalah orang yang tidak berharga

Kategori ”PEMAHAMAN KEAGAMAAN”

1. Pembaharuan Islam adalah mengembalikan agama kepada kebenarannya, bukan merubahnya

2. Pembaharuan Agama dengan merubah agama berarti penggusuran agama

3. Perintah Allah bukan sekedar untuk diseminarkan, tapi untuk diamalkan

4. Membaca ilmu pengetahuan harus dikaitkan dengan nama Tuhanmu

5. Suatu kewajiban pertama bagi santri adalah mendahulukan kebersihan batinnya dari akhlak yang tercela.

6. Modernisasi tidak bertentangan dengan Islam. Yang bertentangan adalah westernisasi, seperti berpakaian minim

7. Kalau wanita setengah telanjang adalah modern, maka kuda lebih modern?

8. Pergaulan bebas wanita dan pria itu namanya pembinatangan manusia

9. Modernisasi dalam Islam: Yes, Westernisasi dalam Islam: No.

10. Modernisasi bukan penghancuran moral

11. Perkembngan manusia harus sesuai dengan agama, bukan agama yang disesuaikan dengan hawa nafsu manusia.

source : ikdar.com

About Saiful Anwar

Simple, ga mau sesuatu yang berlebihan.. Cukup nikmati saja tentang diri sendiri apa adanya

Posted on 14 September 2011, in Nasehat. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: