Archive

Archive for the ‘Kuliah’ Category

Cara Mudah Belajar Tenses

2 June 2011 7 comments

Saya mau share pemahaman saya sedikit…

Saya percaya kalau:

Tenses is about TIME

I go to school everyday

I went to school yesterday

I will go to school tomorrow

dari 3 contoh kalimat diatas, konteksnya tetap sama, yakni pergi ke sekolah. Yang berbedakanwaktunya ya? Selain itu, apanya lagi yang berbeda?

I go to school everyday

I went to school yesterday

I will go to school tomorrow

Ternyata VERB-nya juga berbeda. Selain itu, apakah ada lagi yang berbeda? Tidak ada lagi kan?

Dari sini, saya mulai mengerti bahwa:

TENSES = TIME

Dan hal-hal yang berubah seiring dengan waktu adalah: VERB

Menurut logika saya, waktu hanya dibagi menjadi 3 bagian:

Present, Past dan Future

dari contoh kalimat sebelumnya, mari kita analisa

I go to school everyday –> Present Tense, kata kerjanya hanya menggunakan Verb I

I went to school yesterday –> Past Tense, kata kerjanya menggunakan Verb 2

I will go to school tomorrow –> Future tense, kata kerjanya kembali menggunakan

Verb 1, tapi sebelum kata kerja, ditambahkan will

Dengan kata lain, kunci untuk Present Tense itu, sudah pasti menggunakan Verb 1. Untuk Past Tense, Verb 2 dan untuk Future Tense Will+Verb 1 (bentuk dasar)

Jadi:

Tenses is about Time and things that change with time are Verbs

Kalau hal-hal yang berubah seiring dengan waktu hanya VERB saja, dengan kata lain, yang lainnyakan tidak berubah? Artinya, FORMULA-nya juga tidak berubah! Mari kita buktikan.

Saya menggunakan PRESENT TENSE sebagai dasar, karena tidak ribet dan sederhana.

Present tense sendiri ada 4 tenses, yakni:

Simple Present Tense, Present Continuous Tense, Present Perfect Tense dan Present Perfect Continuous Tense

kita bahas satu persatu:

Simple Present Tense

Fungsi: Untuk menyatakan keadaan yang sekarang, atau sesuatu yang berulang (rutinitas)

Form: S + V1

Contoh:

(+) I go to school everyday

( -) I don’t go to school everyday

(?) Do you go to school everyday?

khusus untuk Subject orang ke-3, maka kata kerjanya ditambahkan -s/-es:

(+) Amir goes to school everyday –> kata kerjanya go, tapi karena subjeknya Amir, orang

ke-3, maka kata go ditambahkan -es = goes

(-) He doesn’t go to school everyday –> Bentuk negatifnya, karena sebelum kata kerja go,

kata don’t sudah diubah menjadi doesn’t maka

kata go jangan diubah lagi menjadi goes

(?) Does Amir go to school everyday? –> Sama, karena sudah ada Does, maka kata go

jangan diubah menjadi goes lagi

Hal yang sama berlaku untuk kata kerja lainnya, seperti have –> Has (dulu saya bingung banget, “has” ini apalagi sih?! kok beda lagi ya??)

Ini juga bentuk simple present tense (Saya gak tau apa istilah grammatical nya). Tapi bedanya, tidak ada VERB disini, makanya diganti dengan To Be.

Form: S + to be + ….

(+) I am a student

( -) I am not a student

(?) Are you a student

Verb dan To be tidak bisa berdampingan. Pasti hanya salah satunya saja yang ada, contoh:

I agree –> Benar

I’m agree –> Salah, karena ada To be (am) dan Verb (agree)

Maka:

Tenses is about Time and things that change with time are Verbs/To Be …. (1.1)

Kalau tidak ada Verb, yang pasti berubah adalah To Be-nya

Present Continuous Tense

Fungsi: Untuk menyatakan keadaan/aksi yang sedang berlangsung sekarang

Form: S + to be + V-ing

Contoh:

(+) I am studying now

(- ) I’m not studying now

(?) Are you studying now?

V-Ing, dari Verb 1, ditambahkan imbuhan -Ing. Contoh: Study + ing = Studying

Present Perfect Tense

fungsi: Untuk menyatakan keadaan/aksi yang baru-baru saja terjadi

Form: S + have/has + Verb 3

Contoh:

(+) I have eaten the apple

(- ) I haven’t eaten the apple

(?) Have you eaten the apple?

sejauh pemahaman saya, Present perfect tense merupakan satu-satunya tenses yang menggunakan Verb 3 (bentuk ketiga).

Contoh:

Verb 1= eat Verb 2= ate Verb 3= eaten

kata “eat” mempunyai 3 bentuk, dikarenakan “eat” tergolong kedalam Irregular Verb, maka perubahannya harus DIHAPAL. Akan dibahas lebih lanjut di PAST TENSE

Present Perfect Continuous Tense

fungsi: Untuk menyatakan sudah berapa lama suatu keadaan/aksi berlangsung

Form: S + have/has + been + V-ing + Time marker

Contoh:

(+) I have been studying English for two years

(- ) I haven’t been studying English for two years

(?) Have you been studying English for two years?

Penekanan pada Present perfect continuous tense adalah pada periode (durasi) suatu aksi. Bukan pada aksinya itu sendiri. Beda dengan Present Continuous Tense yang menekankan pada aksi.

Nah, present tense sudah, mari kita kembali kepada:

Tenses is about Time and things that change with time are Verbs/To Be …. (1.1)

Dengan kata lain, kunci untuk Present Tense itu, sudah pasti menggunakan Verb 1. Untuk Past Tense, Verb 2 dan untuk Future Tense Will+Verb 1 (bentuk dasar)

Sekarang, semua contoh yang tadi saya sebutkan dalam bentuk Present Tense, akan saya ubah menjadi PAST TENSE

Simple Present Tense –> ubah menjadi Simple Past Tense

Form: S + Verb 1 –> berdasarkan (1.1) saya mengubah Verb 1 menjadi Verb 2 sehingga

Formnya menjadi : S + Verb 2

Contoh:

(+) I go to school everyday –> I went to school yesterday

( -) I don’t go to school everyday –> I didn’t go to school yesterday –> sama dengan does

(?) Do you go to school everyday? –> Did you go to school yesterday?–> lihat ‘does’

Form: S + to be + …. –> dengan (1.1) karena tidak ada VERB, maka yang diubah adalah

To Be-nya (To be dalam bentuk past: was, were)

(+) I was a student

( -) I was not a student

(?) Were you a student?

Present Continuous Tense –> ubah menjadi Past Continuous Tense

Form: S + to be + V-ing –> Nah, disini, yang diubah TO BE nya, bukan verb-ing nya

Contoh: Ingat (1.1) kalau gak ada VERB, yang diubah itu TO BE

(+) I was studying last night

(- ) I wasn’t studying last night

(?) Were you studying last night?

Present Perfect Tense –> ubah menjadi Past Perfect Tense

Form: S + have/has + Verb 3 –> masih ingat (1.1)? Kira2 yang diubah apa nih?

Betul! Verb 3 tidak diubah. pada formula ini, yang diubah

adalah have/has (ini kan VERB ya?) menjadi lampau: HAD

contoh:

(+) I had eaten the apple

(- ) I hadn’t eaten the apple

(?) Had you eaten the apple?

Present Perfect Continuous Tense –> ubah menjadi Past Perfect Continuous Tense

Form: S + have/has + been + V-ing + Time marker –> sama dengan Past perfect tense,

yang diubah adalah have –> had

Contoh:

(+) I had been studying English for two years before I came to theUSA.

(- ) I hadn’t been studying English for two years before I came to theUSA.

(?) Had you been studying English for two years before you came to theUSA?

Nah, Present dan Past tense sudah selesai, yang terakhir: Future Tense.

Sekali lagi, semua contoh diatas (dari Present tense) akan saya ubah ke FUTURE TENSE

Kunci future tense, sebelum VERB, ditambahkan will atau be going to. VERB-nya sendiri

hanya menggunakan bentuk dasar (gak ditambahkan -s/-es lagi walau subjeknya orang ketiga, lihat simple present tense).

Sekilas mengenai will dan be going to,

Penggunaan keduanya mirip dan hampir tidak ada perbedaan. Keduanya bisa digunakan

untuk menyatakan rencana, contoh:

Will:

I will go to school tomorrow –> Saya akan pergi ke sekolah besok

Be+Going to:

I am going to go to school tomorrow –> Saya akan pergi ke sekolah besok, “going to” berarti AKAN, ini BUKAN VERB dari kalimat ini, makanya setelah be+going to, masih ada verb bentuk dasar “go”. Kesalahan yang sering terjadi, “going to” dianggap menjadi verb terutama untuk kalimat yang menggunakan kata “pergi” sehingga seringkali lupa ditambahkan VERB “go” sendiri. Kalau seperti itu, maka akan jadi Present continuous tense bukan?

Perbedaan yang saya temui:

Hanya will saja yang digunakan untuk menyatakan “kesanggupan

Contoh:

Teacher: “Could someone open the door please?”

Amir: “I will open the door, ma’am.” –> menyatakan kesanggupan Amir untuk

membuka pintu

Karena alasan ini, saya lebih memilih menggunakan will ketimbang be+going to selama masih memungkinkan.

Sudah jelas? Ok, kita lanjut:

Simple Present Tense –> ubah menjadi Simple Future Tense

Form: S + Verb 1 –> berdasarkan (1.1) dan kunci Future tense: tambahkan will sebelum

VERB. Maka, formnya menjadi : S + Will+Verb 1

Contoh:

(+) I go to school everyday –> I will go to school tomorrow

( -) I don’t go to school everyday –> I won’t go to school tomorrow

(?) Do you go to school everyday? –> Will you go to school tomorrow?

Form: S + to be + …. –> dengan (1.1) karena tidak ada VERB, maka sebelum to be,

ditambahkan will (To Be bentuk future: Be).

Formnya jadi: S+will+be

(+) I will be a student tomorrow

( -) I won’t be a student tomorrow

(?) Will you be a student tomorrow?

Present Continuous Tense –> ubah menjadi Future Continuous Tense

Form: S + to be + V-ing –> sama, sebelum to be, tambahkan will.

Formnya menjadi: S+will+be+V-ing

Contoh:

(+) I will be studying before the test tomorrow.

(- ) I won’t be studying before the test tomorrow.

(?) Will you be studying before the test tomorrow?

Present Perfect Tense –> Ubah menjadi Future Perfect Tense

Form: S + have/has + Verb 3 –> masih ingat (1.1)? Kira2 yang diubah apa nih?

Betul! Verb 3 tidak diubah. pada formula ini, sebelum

have/has (ini kan VERB ya?) ditambahkan will

contoh:

(+) I will have eaten the apple before you come to the class tomorrow

(- ) I won’t have eaten the apple before you come to the class tomorrow

(?) Will you have eaten the apple before you come to the class tomorrow?

Present Perfect Continuous Tense

Form: S + have/has + been + V-ing + Time marker –> sama dengan Future perfect tense,

tambahkan will sebelum have

Contoh:

(+) I will have been studying English for two years before I came to theUSA.

(- ) I won’t have been studying English for two years before I came to theUSA.

(?) Will you have been studying English for two years before you came to theUSA?

Selesai. Dengan pemahaman ini, saya tidak perlu MENGHAPAL rumus dari semua tenses.

Saya cukup memahami dengan baik Present Tense saja

Categories: Kuliah

SISTEM BASIS DATA

10 February 2011 Leave a comment

Senin, 07 Pebruari 2011 merupakan awal perkuliahan semester genap bagi mahasiswa STMIK Bani Saleh – Bekasi, saat ini saya berstatus sebagai mahasiswa transferan pada jurusan TI (Tekhnik Informatika). saat ini saya mengambil beberapa matakuliah pada semester 2, 4 dan 8. Dan perkuliah saya mulai pada semester 2 dengan mata kuliah BASIS DATA (4 SKS) dengan dosen Pak. Didik Setiyadi. M.Kom

Artikel kali ini saya hanya membahas seputar perkuliahan yang saya ambil saat ini khususnya pada mata kuliah SISTEM BASIS DATA

Berikut adalah Silabus Kuliah SISTEM BASIS DATA:

 

 

Bab I : Pengertian Sistem Management Basis Data

 

Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.

 

artikel kali ini saya menggunakan 3 (tiga) pendekatan yaitu, dengan menggunakan tool Navicat 2005 Ver.7.0.7 trial, PHP MyAdmin dan dengan menggunakan MySQL Prompt. Dalam pembahasan Bab ini yang akan dibahas adalah dengan menggunakan tool Navicat 2005 Ver.7.0.7 trial, dan MySQL Prompt.

1. Navicat 2005

Dalam mendesain database dengan menggunakan Navicat 2005 ini merupakan pintu gerbang untuk menuju MySQL dan pemrogaman berbasis WEB dan biasanya menggunakan PHP, akan tetapi database MySQL ini bisa dikoneksikan ke Visual Basic, Delphi dan lainnya..

1.1. Koneksi ke MySQL Server

Langkah pertama untuk menjalankan Navicat, kita harus mengatur paameter koneksi Navicat untuk koneksi ke MySQL Server.

• Pada menu pull-down Navicat, klik File, lalu klik New Connection, klik Test Connection seperti pada gambar di bawah ini

 

setelah itu klik Oke.

 

selengkapnya download materi MySql dengan Navicat

Download

 

semoga bermanfaat bagi kita semua khususnya mahasiswa TI STMIK Bani Saleh – Bekasi.

sumber dari web dosen saya : www.didiksetiyadi.com

Categories: Kuliah

Cara Mengetahui Suatu Situs Scam atau Bukan Scam

Ilustrasi Situs ScamDolar gratis dari internet saat ini lagi digemari oleh para pengguna internet. Tidak terhitung lagi banyaknya orang yang telah berhasil meraihnya dari mulai recehan hingga jutaan dolar. Untuk mendapatkan dolar gratis tersebut, kita hanya perlu mendaftar dan mengikuti mekanisme kerja yang ditawarkan suatu situs penyedia dolar gratis. Mudah kan? Nah, karena mudah dan 100 % gratis, banyak situs penyedia dolar yang scam (menipu atau tidak membayar anggotanya). Lalu bagaimana cara mengetahui suatu situs penyedia dolar itu scam atau bukan scam? Cara-cara di bawah ini wajib Anda ketahui bila Anda ingin memburu dolar gratis dari internet.

Sebagai informasi, cara ini saya dapatkan dari Haryo Prabowo, seorang pemburu dolar gratis yang sukses dengan pendapatan lebih dari 10 juta per bulan. Apa saja caranya?

Perhatikan tawaran suatu situs

Apakah tawarannya masuk akal? Apakah tidak berlebihan? Jika tawarannya masuk akal, bisa ada kemungkinan berhasil. Tapi jika tawarannya terlalu bagus, kemungkinan besar ada yang tidak beres.

Contohnya, sebagian program Paid To Click menawarkan jumlah bayaran yang besar (lebih dari 1 dolar per klik). Sangat tidak logis bila sebuah klik dapat dihargai sekian besarnya. Sebab yang normal adalah 1-2 sen setiap klik. Anda jangan sampai terkecoh dengan penawaran seperti ini. Ini biasanya adalah penipuan, scam. Hindari dan jangan sampai termakan rayuan mereka.

Bagaimana sistem kerja situs tersebut

Bagaimana sistem kerja dari bisnis yang ditawarkan kepada Anda? Apakah menjual barang? Apakah menjual jasa? Atau member get member?

Jika menjual barang / jasa, itu jelas masih logis. Tapi harap diingat, ini jika tidak menganut sistem MLM. Sedangkan jika menganut sistem MLM, berhati-hatilah, karena biasanya posisi Anda ada di tempat yang merugikan.

MLM pada dasarnya hanya menguntungkan sedikit orang yang berada di puncak-puncak kepemimpinan. Dan mereka biasanya adalah para pendiri perusahaan MLM dan bukan anggotanya.

Jika member get member, ini lebih parah lagi. Anda hanya bisa mendapat uang dengan mengajak orang lain menjadi member di program bisnis tersebut.

Biasanya sistem yang seperti ini tidak menjual apa pun, kecuali keanggotaan semata. Anda tidak akan mendapat keuntungan sama sekali. Jadi, sebaiknya jauhilah sistem yang seperti ini. Tidak ada untungnya untuk Anda. Bahkan merugikan. Apalagi jika Anda mengajak orang lain untuk bergabung dengan bisnis yang Anda ikuti tersebut. Anda secara tidak langsung juga menjerumuskan orang lain ke lubang yang sama. Jadi, hidarilah.

Sudah berapa lama situs itu berdiri

Biasanya untuk melihat apakah suatu bisnis dari suatu situs itu benar-benar nyata bisa dilihat dari umur bisnis tersebut. Secara umum (bukan pasti) sebuah bisnis yang baik akan bertahan bertahun-tahun dan tidak akan punah. Karenanya Anda bisa memperhitungkan umur dari suatu bisnis untuk menilai kualitas bisnis tersebut.

Untuk bisnis online, bagaimana cara mengukurnya?

Jawabannya Anda bisa melihat dari data WHOIS domain bisnis bersangkutan.

Apa itu WHOIS? WHOIS adalah sebuah fitur untuk mengetahui kapan sebuah domain situs bisnis dibeli, siapa yang memiliki, siapa yang mendaftar, hosting di mana, dan sebagainya. Setiap domain pasti memiliki data WHOIS, jadi Anda bisa mengecek untuk memastikannya :-)

Bagaimana cara mengecek WHOIS record dari sebuah domain? Jawabannya, silakan Anda cek dengan memakai layanan WHOIS checker yang banyak tersedia di internet. Antara lain:

whois.domaintools.com/

www.networksolutions.com/whois/

www.betterwhois.com/

www.allwhois.com/

www.whois.sc/

www.whois.net/

www.internic.net/whois.html

www.easywhois.com/

www.who.is/

www.whois-search.com/

www.iwebtool.com/whois

Secara umum bisa dikatakan jika sebuah bisnis itu bagus, ataupun jelek, pasti akan disebut-sebut oleh banyak orang. Internet memudahkan Anda untuk menelitinya. Anda bisa memanfaatkan internet untuk mengetahui tingkat popularitas sebuah situs web. Caranya? Manfaatkan search engine!

Saya contohkan misalnya kita ingin melihat melihat sejak kapan website

clixsense.com (salah satu situs PTC) berdiri. Maka kita cukup datang ke

http://whois.domaintools.com/clixsense.com

Di sana terlihat datanya bahwa Creation date: 29 Dec 2006 14:53:35

Sudah cukup lama bertahan, karenanya sedikit banyak bisa disimpulkan bahwa ini adalah sebuah bisnis yang cukup dapat diandalkan.

Berapa banyak situs itu disebut di internet

Selain mengetahui berapa lama umur suatu situs bisnis, ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menilai sebuah bisnis online. Bagaimana caranya?

Salah satunya adalah dengan melihat seberapa banyak bisnis itu disebut-sebut di internet. Caranya cukup datang ke search engine (google, yahoo), lalu ketikkan nama situs bisnis tersebut dan perhatikan berapa banyak halaman di internet yang menyebut-nyebut tentang situs bisnis itu. Logikanya semakin banyak semakin terkenal (walau bukan berarti semakin baik).

Tapi apakah terkenalnya sebuah situs bisa dijadikan salah satu parameter tentang bagus tidaknya suatu bisnis? Bisa. Tapi masih kurang. Kita harus perhatikan lagi apakah situs tersebut terkenal karena kualitasnya atau karena buruknya?

Cara yang termudah adalah dengan meneliti link-link yang muncul di halaman google tersebut. Jika banyak yang mengatakan bahwa suatu situs bagus, maka bisa dikatakan bahwa memang bagus. Tapi jika sebaliknya, maka sebaliknya yang terjadi.

Tambahkan kata SCAM pada nama situs di mesin pencari

Oke sekarang mungkin Anda sekarang sudah tahu bagimana caranya menilai suatu bisnis itu bagus atau tidak dari melakukan klik di berbagai link yang dihasilkan oleh search engine dari langkah sebelumnya. Tapi bukankan memusingkan jika harus memilih satu-satu dari ribuan link yang muncul tersebut? Lalu bagaimana cara mudahnya?

Kembali sekarang kita manfaatkan search engine yang sama. Hanya saja kali ini kita dapat langsung memilih lebih selektif dengan menambahkan kata kunci SCAM (penipuan) dalam query keyword search engine kita.

Perhatikan link-link yang dimaksud. Ikuti dan baca link yang disertakan. Bila banyak sekali laporan bahwa suatu situs scam memang scam, sebaiknya Anda tidak join di bisnis ini.

Nah, sudah tahu kan sekarang cara mengetahui suatu situs itu scam atau bukan scam. Karenanya lakukan cara-cara di atas terlebih dahulu sebelum Anda join suatu bisnis. Bila tidak, Anda akan menyia-nyiakan waktu Anda di bisnis yang tidak jelas.***

Categories: Kuliah
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.